Kitab Mukhtarul Ahadits Nabawiyyah (Hadits 251-300)
Kitab Mukhtarul Ahadits Nabawiyyah (Hadits 251-300). Hadits 251. اللهم إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ خَلِيْلِ مَاكِرٍ، عَيْنَاهُ تَرَيَانِي، وَقَلْبُهُ يَرْعَانِي، إِنْ رَأَى حَسَنَةً دَفَنَهَا، وَإِنْ رَأَى سَيِّئَةً أَذَاعَهَا. رواه ابن النجار عـن سعد بن سعيد المقبري مرسـلا ALLAHUMMA INNII A’UUDzU BIKA MIN KhOLIILI MAAKIRIN, ‘AINAAHU TAROYAANII, WA QOLBUHU YAR’AANII, IN RO-AA HASANATAN DAFANAHAA, WA IN RO-AA SAYYI-ATAN ADzAA’AHAA. Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu, darl teman yang penipu, matanya memandangku, dan hatinya mengawasiku, jika dia melihat kebaikan padaku disembunyikannya hal itu dan jika dia melihat kejahatan padaku disiarkannya. (HR. Ibnu Hajar, Dari Sa'ad bin Sa'id Al Maqbari ra. secara Mursal) Penjelasan : Teman yang penipu, ialah teman yang kata-katanya manis tapi hatinya busuk, musuh dalam selimut, menggunting dalam lipatan, menusuk kawan seiring dan sebagainya. Mudah-mudahan kita jangan mempunyai teman yang seperti itu. (Kitab Mukhtarul Ahadits Nabawiy...